Ramainya trafik pengguna chatbot keluaran Open AI, melahirkan pesaing Chat GPT yang gratis digunakan dengan menawarkan fitur-fitur yang tidak kalah keren. Tools alternatif selain Chat GPT rupanya menjawab kebutuhan para pengguna yang mulai sadar efektifitas penggunaan chatbot untuk membantu menjawab pertanyaan sehari-hari secara cepat dan akurat.
Pada pembahasan berikut akan direkomendasikan beberapa pesaing Chat GPT yang gratis digunakan!
Bing AI
Pada bulan Februari 2023 lalu, Microsoft secara resmi merilis mesin pencari Bing AI yang diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan para pengguna dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang lebih lengkap dan akurat.
Bing AI merupakan chatbot pesaing Chat GPT yang namanya patut diperhitungkan, chatbot ini memiliki teknologi pemrosesan yang lebih mutakhir daripada GPT 3 yang digunakan oleh Chat GPT, Bing AI didasarkan pada GPT versi 3.5.
Chatbot Bing AI memiliki tiga mode obrolan yang terdiri dari Mode Creative, Mode Balanced dan Mode Precise sehingga gaya obrolan dapat disesuaikan dan diubah sesuai dengan pengalaman interaktif para pengguna. Para pengguna bisa mengakses Bing AI dan menjelajah secara gratis hanya dengan menggunakan akun Microsoft.
Google Bard
Pesaing Chat GPT selanjutnya adalah Bard, chatbot keluaran Google ini sudah bisa diakses dan digunakan semua orang pada Mei 2023 lalu. Bard memiliki layanan dan fungsi serupa dengan Chat GPT, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pengguna dengan uraian lengkap dan akurat.
Bard memiliki fitur sangat menarik, yaitu menu pencarian visual, dimana pengguna bisa menganalisis gambar dan menawarkan gambar dari hasil pencarian. Tampilan Bard juga dilengkapi dengan pilihan mode gelap sehingga bisa membantu mengekspor teks ke Google Docs atau Gmail.
Open Pretrained Transformer (OPT)
Open Pretrained Transformer atau OPT merupakan GPT versi Meta, chatbot ini dinilai bisa menjadi pesaing Chat GPT karena menawarkan fitur-fitur yang menarik dan tidak kalah dengan Chat GPT. OPT mempunyai akurasi hasil pencarian yang hampir mirip dengan model GPT.
Beberapa pengguna menyatakan bahwa OPT merupakan opsi chatbot yang lebih menarik karena dalam hal mendeteksi ujaran kebencian OPT sebenarnya mengungguli DaVinci (versi GPT-3 yang ditingkatkan). Belum lagi, OPT juga bisa diakses secara gratis.
BLOOM
Pesaing Chat GPT yang gratis digunakan selanjutnya adalah BLOOM, sebuah Large Language Model (LLM) auto progresif yang diciptakan memiliki kemampuan melanjutkan teks dari prompt. BLOOM bisa menghasilkan teks yang koheren dalam 46 bahasa dan 13 bahasa pemrograman yang sulit dibedakan dari teks yang ditulis oleh manusia.
Aplikasi ini juga memiliki keunggulan dapat diinstruksikan untuk melakukan tugas teks yang belum dilatih secara eksplisit dengan mentransmisikannya sebagai tugas pembuatan teks. Hal itulah yang akhirnya menjadikan BLOOM menjadi alternatif chatbot selain Chat GPT yang bisa diakses secara gratis.
Sphere
Selanjutnya adalah Sphere, pesaing Chat GPT yang gratis digunakan dengan kemampuan yang sangat mumpuni. Sphere memiliki kemampuan untuk mengurai jutaan hingga milyaran dokumen, dikombinasikan dengan pekerjaan Meta lainnya di NLP.
Sphere juga dilengkapi dengan kecerdasan memverifikasi kutipan dan bahkan menyarankan kutipan alternatif yang akan cocok dengan konten dengan lebih baik, hal ini mungkin belum pernah ditemukan di tempat lain.
Walaupun Sphere cakupannya tidak seluas Google sebagai mesin pencari serbaguna, namun fungsinya sangat berguna sebagai mesin telusur untuk penelitian.
Nah, itu dia informasi lengkap tentang rekomendasi pesaing Chat GPT yang gratis digunakan. Semoga ulasan di atas bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat!


