AI Tingkatkan Efisiensi Ambulans

AI tingkatkan efisiensi ambulans

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sektor kesehatan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Chalmers University of Technology, University of Gothenburg, dan University of BorĂ¥s menyoroti bagaimana kecerdasan buatan dapat menjadi rekan kerja tambahan yang efektif bagi paramedis, meningkatkan kemampuan mereka untuk membuat keputusan cepat dan … Baca Selengkapnya

BRIN Ungkap Kemampuan AI Mendiagnosis Penyakit

BRIN ungkap kemampuan diagnosis penyakit AI

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah mengumumkan bahwa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dapat digunakan untuk mengenali dan mendiagnosis berbagai penyakit. Kepala Pusat Riset Kecerdasan Buatan dan Keamanan Siber BRIN, Anto Satriyo Nugroho, mengungkapkan bahwa AI saat ini berkembang pesat dan memiliki potensi besar dalam bidang kesehatan.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa, Anto Satriyo Nugroho menyatakan, “Dalam konteks medis, AI memiliki potensi besar sebagai alat yang dapat mempercepat proses diagnosis, meningkatkan akurasi, dan mengurangi kesalahan yang mungkin terjadi akibat keterbatasan pengalaman atau praktik dokter dalam mendiagnosis.”

Salah satu contoh teknologi AI yang digunakan dalam bidang kesehatan adalah AI-based Paediatric Tele-Dermatology. Teknologi ini merupakan hasil kolaborasi antara para peneliti di Pusat Riset Komputasi BRIN dan Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia Persatuan Dokter Kulit dan Kelamin Indonesia (KSDAI PERDOSKI).

Baca Selengkapnya